Statusku mahasiswa, aku menyenanginya. Yah, setelah banyak hal yang tlah kulewati untuk sampai di sini, akhirnya aku cukup beruntung untuk merasakan bangku kuliah. Awalnya aku sempat bekerja pada sebuah perusahaan asing di daerah Pasuruan. Di sana aku bekerja dengan system kerja shift, dan selama 12 jam perhari nya. Gajinya si cukup lumayan, yah setidaknya untuk ukuran buruh pabrik dan lulusan SMK sepertiku. Syukurlah, jika tidak karena gajinya mungkin aku tidak akan kuat bekerja di sana, karena pekerjaan di sana terlalu menyita waktu, bayangkan aku masuk kerja jam 6 pagi, berangkat dari kosan jam 5 dan mandi jam 4 lbh sedikit,hari masih gelap..lalu pulang dari kerja jam 6 sore,cari makan n sampai di kosan sekitar jam 7 malam,hari sudah kembali gelap, ku hanya punya waktu beberapa jam untuk refreshing sebelum tidur lagi sekitar jam 10 malam, lalu besoknya harus bangun lagi sekitar pukul 4 pagi…begitu seterusnya termasuk jika masuk shift malam,masuk jam 6 malam,berangkat jam 5 sore, bangun jam 4 sore,hari masih terang….lalu pulang jam 6 pagi, cari makan n sampai kosan sekitar jam 7 pagi,hari telah kembali menjadi terang,lalu ngobrol n refresing ma temen2 trs tidur smp jam 10 pagi,lalu bangun lagi jam 4 sore…begitulah ritme hidupku selama bekerja di sana, apalagi hari kerjaku non stop,alias jarang libur,itupun hanya jika terjadi jadwal pergantian shift dari shift malam ke pagi atau sebaliknya. Maka tak jarang kami sampai lupa hari..”eh hari ini hari apa ya?”, “waduh, g tau y,tapi kalo dilihat dari kupon makannya si sekarang tanggal 4”. Wkwkwkwk….Meski hingga saat ini ku heran kenapa bisa sampai bekerja di sana n sanggup bertahan menyelesaikan kontrak kerjaku….aku tak henti2 bersyukur,karena mengalami masa2 yang berkesan selama di sana :)
Waktu itu ku sempat bingung, mau kemana ntr kalo udah selesai kontrak?cari kerja lagi,atau dagang atau mau nikah aja?? sebenarnya g ada masalah buat pilihan itu, kecuali yang ketiga krn g ada calonnya hehe…. Cm q ngerasa kl dari pilihan itu ada yang kurang di hatiku (cieeh) yah, semacam perasaan yg aneh gitu..
Aku g akan lupa hari itu,karena di hari itu, seperti yang sudah-sudah,Tuhan menunjukkan jalan, waktu itu q lagi sarapan n mau berangkat kerja, aku bertemu salah satu atasanku di pabrik. Setelah ngobrol ngalor ngidul,akhirnya beliau bertanya,
”Ntr kalo udah selesai kontrak mau ke mana?”
“wah, masi g tau pak, masi bingung” jawabku
“Kamu kuliah po o…”
“Hah kuliah?”
“Iya kuliah,kenapa memang? G ada yang salah kan,mumpung kamu masi muda…”
Kata-kata itu terdengar agak janggal,namun berputar-putar di kepalaku,tak mau keluar…sebagai anak yang kurang mampu,lucu rasanya kalau bercita-cita setinggi itu.Kuliah kan butuh biaya g sedikit,belum lagi keperluan-keperluan lainnya. Tapi kata-kata itu juga memacu adrenalinku, semacam kepingan puzzle yang hilang yang menyusun teka-teki di hati. Di tengah kebinginganku, ternyata lagi-lagi Tuhan menunjukkan jalan padaku lewat benda yang terdiri dari kumpulan kertas yang disebut buku,lewat kumpulan kata-kata yang disebut novel…dan benda itu berjudul “Laskar Pelangi”. Ya novel karya Andrea Hirata itu menyihirku secara terang-terangan, bagaimana tidak? Sejak ku tak sengaja membelinya dari penjual buku bekas (atau bajakan?) di Malang, aku terharu biru lewat kata-kata n perjuangan Andrea bersama teman-temannya di Pulau Belitong sana,lewat sosok Lintang,Ikal,Mahar serta Syahdan dan teman-teman lainnya…mungkin terdengar gombal,tapi yah….aku benar-benar terinspirasi hhehe.
Singkat cerita, aku akhirnya memutuskan melanjutkan kuliah di Malang,kota kelahiranku, meskipun dengan biaya pas-pasan. Sekarang aku telah semester 5, fiuuhh dan aku sendiri kaget saat menyadari cepatnya waktu berlalu. Meskipun jalan masih panjang, setidaknya aku masih punya harapan dan optimisme untuk berbuat lebih banyak di hidup ini.
Karena itu, saya mohon doanya ya teman-teman :)
Design by Simon Fletcher. Powered by Tumblr.
© Copyright 2010