Kerasnya jalan aspal tak membuat sisi seni atau sastrawi dari seseorang menjadi luntur, hal itu sering kita temukan dari para seniman-seniman jalanan, seperti pengamen, pelukis jalanan, atau mungkin juga para “seniman sulap” jalanan, mmm..q tak tau apakah copet termasuk di sana. Mungkin seni mereka tidaklah seeksklusif seni yang biasa dipertontonkan para seniman gedongan yang mengadakan konser di hotel atau balai seni. Seni mereka memang terlihat sederhana dan apa adanya,terkadang juga terdengar nakal dan terlalu vulgar.. namun sebuah seni juga patut mendapat apresiasi bukan?
Dan para supir truk ternyata juga tak mau kalah dalam menunjukkan apresiasinya terhadap seni,mereka biasanya menuliskan “puisi”nya di belakang istri kedua mereka (truknya) meski terlihat kasar dan cabul, tapi setidaknya kerap membuatq tersenyum saat melihatnya
Seperti berikut ini

2 ANAK CUKUP 2 ISTRI BANGKRUT SELINGKUH 0K
Design by Simon Fletcher. Powered by Tumblr.
© Copyright 2010